Peran Kewirausahaan dalam membangun Ekonomi Indonesia
Peran Kewirausahaan dalam membangun Ekonomi Indonesia. Ketahuilah bahwa untuk memenuhi kebutuhan manusia yang selalu bertambah dan menuntut kualitas yang lebih  bagus, maka sebagai produsen perlu ada inovasi dalam produksinya. Kebutuhan manusia yang sanga

By Surahman, S.Pd. 06 Jul 2019, 07:59:10 WIB Kewirausahaan

Peran Kewirausahaan dalam membangun Ekonomi Indonesia

Peran Kewirausahaan dalam membangun Ekonomi Indonesia

Ketahuilah bahwa untuk memenuhi kebutuhan manusia yang selalu bertambah dan menuntut kualitas yang lebih  bagus, maka sebagai produsen perlu ada inovasi dalam produksinya. Kebutuhan manusia yang sangat bervariasi tentu saja harus diikuti dengan kemampuan pengusaha untuk membuat hasil produksi yang lebih bagus dan lebih kreatif, agar barang produksinya lebih laku di pasaran.

1. Kreativitas

Kreatif dapat diartikan sebagai daya cipta yang unik atau berbeda dengan yang sudah  umum. Kemampuan kreatif yang dimiliki seseorang disebut kreativitas. Kreativitas dapat diartikan juga sebagai kemampuan untuk berpikir tentang sesuatu yang baru dan berbeda. Ada juga yang mengartikan kreativitas sama dengan berpikir kreatif, yakni kemampuan untuk mencipta sesuatu yang baru atau memberi gagasan baru yang dapat diterapkan dalam pemecahan masalah.

 

Istilah kreativitas mengacu pada kemampuan individu yang mengandalkan keunikan dan kemahiran untuk menghasilkan gagasan baru dan wawasan segar yang bernilai bagi individu itu. Untuk menjadi orang yang kreatif, tidak perlu memiliki banyak bakat khusus karena kreativitas seseorang merupakan kekuatan yang mengarahkan manusia kepada pengungkapan dirinya menjadi seorang yang kreatif. Orang yang kreatif menciptakan kreativitas adalah orang yang kreatif.

 

Ciri-ciri orang yang kreatif;

a. Memiliki rasa ingin tahu yang besar

Orang-orang kreatif umumnya selalu haus terhadap pengetahuan baru. Mereka berusaha mencari tahu dengan bertanya, mengamati, membaca, atau merasakan sendiri pengalaman baru untuk menemukan jawabannya. Bagi orang kreatif, tidak ada hal yang tidak menarik untuk diamati, sebab bagi mereka, seluruh alam merupakan objek pengetahuan yang wajib untuk diekplorasi. Dari kegiatan eksplorasi inilah akan muncul penemuan-penemuan yang hebat.

 

b. Bebas dalam bertindak 

Bebas bertindak di sini bukan diartikan bebas bertindak semaunya sendiri dan selalu melanggar aturan. Kebebasan dalam segi mental kreatif lebih ditekankan pada tindakan yang terpaku pada cara-cara atau ide yang sudah dianggap mapan saat itu. Tetapi, kebebasan yang seperti ini tetap diperhitungkan kerugian dan manfaatnya. Artinya, kreativitas juga menuntut keberanian. Seseorang yang kreatif harus berani menghadapi resiko kegagalan dan yang pasti, kecaman atau kritik dari orang lain.

 

c. Orisinal

Orang Kreatif pada dasarnya selalu memunculkan ide, cara berpikir, dan tindakan yang sedapat mungkin berbeda dari orang lain. Tetapi, tidak berarti orang selalu ingin berbeda adalah orang kreatif. Orisinal di sini diartikan sebagai sesuatu yang tulen, asli atau sama sekali baru.

 

d. Optimis

Orang yang optimis akan selalu bersemangat (antusias), sabar, dan percaya diri. Orang seperti ini selalu yakin bahwa segala usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh pasti ada hasilnya. Sikap optimis juga tercermin dari cara pandang terhadap kegagalan. Orang yang optimis menganggap kegagalan itu tidaklah akhir dari segalanya, tetapi kegagalan justru menjadi pelajaran berharga.

 

 

Kreativitas seseorang dapat dipengaruhi oleh kemampuan, bakat dan ilmu pengetahuan ditambah dengan pengalaman yang merupakan guru berharga untuk memicu kreativitas keberhasilan dalam kegiatan ekonomi. Kita harus menyadari bahwa tantangan hidup di masa yang akan datang sangatlah berat, maka harus dihadapi dengan kreativitas dan inovasi.

 

Inovasi merupakan penciptaan atau penemuan yang merupakan penciptaan atau penemuan yang merupakan hasil penelitian atau eksperimen. Banyak barang-barang yang memenuhi kehidupan ekonomi kita yang merupakan dari hasil inovasi. Dan hal ini sangat dibutuhkan dalam mencapai keberhasilan bisnis.

Kreativitas berhubungan erat dengan inovasi, sebab daya inovasi hanya akan berkembang  jika seseorang mau  berusaha dan  belajar untuk menangkap apa pun yang terlihat, terdengar, dan terasa, serta memikirkannya secara kritis sebagaimana ciri-ciri orang kreatif. Inovasi akan membawa manfaat besar bagi masyarakat antara lain;

>Dapat mengembangkan kegiatan ekonomiDengan inovasi akan muncul kegiatan-kegiatan ekonomi baru yang dapat menyerap tenaga kerja. Misalnya penemuan internet akan membuka beragam peluang bisnis, seperti penyewaan internet dan periklanan internet.

>Menemukan cara yang baru dan lebih baik untuk memecahkan masalahPenemuan suatu alat baru umumnya ditujukan untuk mempermudah manusia dalam menyelesaikan masalah sehari-hari. Manusia dapat mempersingkat pekerjaannya sehingga bisa melakukan hal lain. Misal; dengan inovasi perbankan yang menggunakan jasa internet, nasabah  dapat membayar tagihan listrik dan telepon tanpa harus datang ke kantor PLN dan Telkom.

>Dapat meningkatkan pengetahuanAdanya inovasi, meskipun tampaknya belum berguna bagi  masyarakat luas akan mendorong penemuan atau inovasi lain yang lebih bermanfaat. Pengetahuan manusia pun semakin berkembang dalam menyempurnakan penemuan-penemuannya.

 

Mengingat pentingnya sikap kreatif dan inovatif, maka perlunya ditanamkan kemampuan itu sejak dini. Sadarilah potensi dalam dirimu untuk selanjutnya dikembangkan melalui proses pendidikan, pelatihan, uji coba, dan praktik nyata.

 

Ciri-ciri manusia yang kreatif dan inovatif tercermin dari tingkah lakunya dalam melakukan kegiatan keseharian. Seorang yang inovatif dan kreatif adalah pribadi yang memiliki karakteristik dan ciri tertentu.

 

Apabila kamu membiasakan diri untuk menerapkan ciri dan watak kewirausahaan, dalam jangka pendek kamu akan mendapatkan manfaat di antaranya dapat memimpin dan mengembangkan gagasan sendiri, memiliki kebebasan berusaha, serta dapat meraih laba usaha seluas-seluasnya.

 

 

2. Kewirausahaan

Menurut Thomas Zimmerer, kewirausahaan adalah menjalankan kreativitas dan inovasi untuk memecahkan masalah dalam rangka menangkap peluang dalam setiap kehidupan manusia. Dalam kehidupan sehari-hari, masih banyak orang yang menafsirkan dan memandang, kewirausahaan identik dengan apa yang dimiliki dan dilakukan pengusaha atau wiraswasta. Pandangan itu kurang tepat karena jiwa dan sikap kewirausahaan tidak hanya dimiliki pengusaha. Namun dapat juga dimiliki setiap orang yang berfikir kreatif dan bertindak inovatif.

 

Istilah kewirausahaan terjemahan dari bahasa Inggris, yakni entrepreneurship. Adapun asal kata entrepreneurship adalah entrepreneur yang diterjemahkan menjadi wirausaha. Wirausaha adalah mereka yang memiliki kemampuan menggunakan sumber daya ekonomi, untuk kemudian mengembangkan dan menghasilkan produk baru dari usaha yang dimilikinya. Dengan kata lain seorang wirausaha adalah mereka yang mampu menciptakan kerja bagi orang lain dengan berswadaya. Oleh sebab itu, kewirausahaan dapat diartikan sebagai sebagai tanggapan terhadap peluang usaha yang terungkap dalam seperangkat tindakan berupa organisasi usaha yang melembaga, produktif dan inovatif.

 

Seorang wirausaha harus memiliki minat dan motivisi yang tinggi terhadap keberhasilan kegiatan usahanya. Kemampuan memotivasi merupakan kunci sukses kehidupan seseorang dalam berwirausaha. Sukses hanya dapat diraih melalui usaha. Oleh sebab itu, untuk memotivasi dalam berusaha diperlukan;

 

  • Semangat, gairah, dan kepercayaan diri dalam bekerja.
  • Kemampuan mengubah kecemasann menjadi sebuah tantangan.
  • Kemampuan bersikap optimis.
  • Kemampuan berpikir positif agar membantu menemukan hal yang menguntungkan.
  • Semangat bersaing.
  • Kemampuan meningkatkan komunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan.

 

Seorang wirausaha tidak suka bergantung kepada pihak lain. Dalam setiap usaha selalu memajukan keluarga dan tidak menunggu bantuan dari pihak lain. Keberhasilan seseorang tergantung pada manusianya sendiri. Yang penting jiwa wirausaha harus mampu mengenali dirinya sendiri dan harus melengkapi diri dengan jiwa besar.

 

Ciri-ciri seorang wirausaha, antara lain sebagai berikut;

 

a. Mempunyai kepribadian yang kuat

Tanda manusia yang memiliki kepribadian yang kuat adalah manusia yang bermoral tinggi, yaitu manusia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 

b. Memiliki kepekaan terhadap arti lingkungan

Manusia wirausaha harus dapat mengenal lingkungannya sehingga mampu mendayagunakan secara efisien untuk kepentingan hidupnya.

 

c. Memiliki keterampilan wirausaha

Untuk dapat menjadi manusia wirausaha diperlukan beberapa keterampilan seperti keterampilan berfikir kreatif, keterampilan dalam memimpin, keterampilan manajerial, dan  keterampilan bergaul antar manusia.

 

d. Memiliki kemampuan untuk mencari informasi

Keberhasilan dalam berwirausaha salah satunya mau mencari informasi tentang beberapa hal yang menyebabkan berhasilnya suatu usaha.

 

e. Memiliki sikap mental wirausaha

manusia yang bermental wirausaha mempunyai kemauan keras untuk mencapai tujuan dan kebutuhan hidupnya. Manusia wirausaha juga memiliki keyakinan yang kuat atas kekuatan yang ada pada dirinya, serta memiliki kejujuran dan bertanggungjawab.

 

 

Berwirausaha merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk mendapatkan keuntungan yang besar dan mampu menambah penghasilan setiap bulan seseorang. Menjadi seorang wirausaha atau orang yang membuka sebuah usaha yang sukses memang tidaklah mudah, namun dengan kerja keras dan ketekunan maka seseorang akan meraih kesuksesan yang besar dan keuntungan yang didapat juga banyak.

 

Menjadi seorang wirausaha yang sukses memang menjadi dambaan bagi setiap orang pada umumnya, apalagi  seiring dengan berkembangnya zaman yang serba canggih mempermudah seseorang untuk melakukan apa saja termasuk membuka sebuah usaha.

 

Memiliki tekad yang kuat mampu mempertanggungjawabkan semua resiko yang akan di hadapi ketika memulai membuka dan mengelola usaha adalah modal utama yang harus dimiliki. Membuka usaha mudah dilakukan oleh siapa saja dan tidak membutuhkan modal yang banyak. Dengan modal yang kecil sekalipun seseorang dapat membuka dan mengelola usaha dengan baik dan lancar sehingga keuntungan yang di dapat bisa besar.

 

Berikut ini beberapa contoh usaha kecil di berbagai bidang yang mungkin dapat menjadi sebuah inspirasi suatu saat dapat di coba untuk memulai sebuah usaha.

 

a. Usaha kecil di bidang kuliner

Usaha di bidang kuliner memang tidak pernah sepi karena setiap orang membutuhkan asupan makanan setiap harinya. Tentu ini menjadi peluang besar bagi kamu yang memang berminat untuk membuka usaha kecil bidang ini. Kamu dapat memulai dari usaha restauran, rumah makan, cafe, warung rames, atau bahkan pedagang kaki lima. Pastikan sesuai dengan modal yang tersedia.

 

b. Usaha kecil di bidang jasa

Adanya berbagai macam jenis usaha kecil di bidang jasa. Dalam usaha ini kamu memang harus memiliki keahlian maupun wawasan luas tergantung pada jasa yang ditawarkan. Sebagai contoh ada usaha jasa yang berhubungan dengan birokrasi seperti pengurusan surat-surat kendaraan, surat ijin mengemudi, surat ijin usaha, dan pengurusan dokumen penting lainnya. Usaha ini cocok bagi kamu yang memiliki wawasan luas dalam bidang hukum,.

 

Sedangkan untuk usaha bidang lainnya adalah yang berhubungan dengan IT, seperti jasa pembuatan website, jasa SEO, desain grafis, pembuatan program komputer, dll. Bidang IT cocok dilakukan bagi kamu yang menguasai bidang ini. Bisa juga usaha kecil jasa perbaikan komputer, laptop, dan perangkat lain.

 

Ada pula usaha jasa pengiriman, semacam menjadi agen juga sepertinya banyak diminati mengingat banyak perusahaan ekspedisi yang sanggup memfasilitasi.

 

c. Usaha kecil jual beli

Usaha kecil jual beli merupakan salah satu bisnis yang cukup banyak diminati. Ada banyak sekali jenis produk yang memang cukup laku untuk dijual seperti HP, kendaraan pribadi (roda 2/roda 4), kamera, komputer, bahkan binatang peliharan. Dalam jenis usaha ini tidak diharuskan membuka toko khusus dengan lokasi strategis karena bisa juga dilakukan di rumah, baik secara offline ataupun memasarkan secara online agar usaha kamu lebih dikenal luas.

 

d. Usaha kecil di bidang Agrobisnis

Bisnis Agrobisnis identik dengan bidang pertanian dan peternakan. Usaha ini sangat cocok dilakukan di daerah pedesaan atau kamu yang memiliki lahan luas untuk menjalankannya. Sebagai contoh usaha kecil bidang Agrobisnis adalah budidaya ikan lele, peternakan ayam, peternakan sapi, budidaya hewan peliharaan, budidaya sayur mayur, buah-buahan dll.

 

Demikianlah ulasan mengenai Peran Kewirausahaan dalam membangun Ekonomi Indonesia, yang pada kesempatan ini dapat dibahas dengan lancar. Semoga bermanfaat dan kurang lebihnya mohon maaf. Cukup sekian dan sampai jumpa.

*Rajinlah belajar demi Bangsa dan Negara, serta jagalah kesehatanmu!!!

*Semoga anda sukses!!!




Kepala Sekolah

Kepala Sekolah
H.M. Rasid, M.Pd
Baca Sambutan

Link Terkait