Seni Rupa 2 dan 3 Dimensi
Perbedaan dan contohnya

By Ida Nurhayati, S.Pd. 12 Agu 2019, 08:14:34 WIB Seni Budaya

Perbedaan Seni Rupa 2 Dimensi dan 3 Dimensi Beserta Contohnya

 

Seni rupa merupa satu cabang yang menghasilkan karya senin dengan media yang mampu dilihat dan dirasakan oleh panca indra. Seni rupa terbagi dikelompokkan menurut wujud, massa dan fungsinya yaitu:

Seni rupa berdasarkan wujud, terbagi menjadi dua jenis:

 

  1. Seni Rupa dua dimensi – merupakan karya seni yang memiliki dua ukuran, yaitu panjang dan lebar. Seni rupa dua dimensi hanya mampu dinikmati dari arah depan.
  2. Seni Rupa tiga dimensi -merupakan karya seni yang memiliki tiga ukuran, yaitu panjang, lebar dan tinggi/volume. Berbeda dengan seni rupa dua dimensi, seni rupa tiga dimensi mampu diminati dari berbagai arah.

Seni rupa berdasarkan massanya, terbagi menjadi tiga jenis:

1. Seni rupa tradisional

Merupakan karya seni rupa yang dihasilkan dari pola, aturan atau pakem tertentu. Seni rupa tradisonal bersifat statis, tidak berubah karena aspek-aspek dalam berkaryanya turun temurun dari generasi ke generasi yang menyebabkan corak-corak dari karya seni ini tidak mengalami perubahan.

2. Seni rupa modern

 

Merupakan karya seni rupa yang dihasilnya dari kreativitas dan inovasi dari ide-ide yang belum pernah ada. Seni rupa modern terkenal dengan unsur pembaharuannya dan mengutamakan aspek kreativitas. Seni rupa ini sifatnya individualis, coraknya bisa mengalamai perubahahan sesuai dengan keinginan individu itu sendiri. contohnya adalah lukisan.

3. Seni rupa kontemporer

Merupakan karya seni yang munculnya tergantung oleh waktu diciptakannya karya seni tersebut. Oleh karena itu seni rupa kontemporer sifatnya kekinian sebab selalu diangkat dari situasi dan kondisi seniman.

Seni rupa berdasarkan fungsinya, terbagi menjadi dua jenis:

  1. Seni Rupa Terapan – merupakan karya seni yang bertujuan praktis dan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat, seperti senjata, keramik, rumah dan lain-lain.
  2. Seni rupa murni – merupakan karya seni yang diciptakan tidak memiliki tujuan tertentu, dihasilkan dari ide senimannya dan mengutamakan keindahan.

Artikel terkait: Perbedaan Seni Rupa Murni dan Terapan 

Perbedaan Seni rupa 2 dimensi dan 3 dimensi

 

Seni rupa 2 dimensi

  1. Hanya dapat dinikmati dari satu arah, arah depan atau arah belakang
  2. Memiliki koordinat X dan Y
  3. Memiliki dua ukuran, yaitu panjang dan lebar
  4. Tidak ada efek dari cahaya
  5. Frame memiliki layar yang terbatas
  6. Tidak terlalu banyak kombinasi warna, biasanya hanya warna dasar

Contoh-contoh seni rupa 2 dimensi dapat ditemukan pada lukisan, foto, poster, banner, desain produk, karikatuur, kaligrafi, mozaik, logo dan sebagainya.

  1. Lukisan – adalah hasil karya seni rupa 2 dimensi yang banyak ditemui, lukisan memiliki bermacam aliran seperti naturalisme, abstraksionisme, dudaisme, impersionalisme dan sebagainya.
  2. Fotografi – adalah karya seni yang semakin berkembang seiring dengan kemajuan teknologi kamera. Seni ini menghasilkan karya berupa foto.
  3. Poster – merupakan kemajuan teknologi komputerisasi dari seni rupa terapan. Seni desaign grafis sering diartikan sebagai representasi dari seni modern.
  4. Banner – merupakan hasil karya digital menggunakan seni design grafis dengan teknik printing. Banner juga memiliki nilai estesis dan praktis.
  5. Desain Produk – merupakan karya seni yang menggunakan ide dan inspirasi secara visual terhadap sebuah produk.
  6. Logo – merupakan sebuah identitas sebuah perusahaan, e-commerce atau korporasi yang paling mudah diingat. pembuatan loga juga memadukan jiwa seni yang tinggi dan nalar filosofi yang dibuat dari sistem komputerisasi digital.
  7. Kaligrafi – merupakan rangkaian huruf yang mempunya makna dan bersusun sehingga menyerupai suatu wujud tertentu. Kaligrafi merupakan peninggalan sejarah islam, sehingga sering kita temui di masjid-masjid.
  8. Mozaik – merupakan karya seni yang dibuat dari susunan remah-remah benda kecil dengan suatu pola tertentu, yang bentuknya akan menyerupai suatu benda. Remah benda kecil ini biasa berupa limbah seperti kulit telur, serpihan kaca, kayu dan keramik.
  9. Batik – merupakan warisan nenek moyang indonesia yang diakui oleh Unesco. Batik dibuat dengan teknik canting dan printing dan biasa digunakan sebagai pakaian adat.
  10. Karikatur – adalah lukisan yang dibuat dengan suatu pola kegantilan. Objek sasarannya adalah mahluk hidup, selain itu kini karikatur mengalami kemajuan dan bisa dibuat dengan digital

Seni Rupa 3 Dimensi 

  1. Mampu dinikmati dari segala arah mata memandang, atas-bawah-kiri-kanan-depan-belakang
  2. Memiliki koordinat X,Y dan Z
  3. Memiliki 3 ukuran, yaitu panjang, lebar dan tinggi
  4. Frame memiliki layar yang luas
  5. Ada efek cahaya
  6. Penggunaan warnanya lebih kompleks dan memiliki gradasi-gradasi warna

Contoh-contoh seni rupa 3 dimensi dapat ditemukan pada kriya, patung, dan keramik

  1. Kriya – merupakan seni yang proses pembuatannya pada keterampilan tangan dan mengolah bahan agar mempunyai niali guna dan nilai estestis. Biasanya kriya berbentuk karya dari batu, tanah, logam, kain dan kayu.
  2. Patung – adalah karya seni rupa 3 dimensi yang banyak kita jumpai sejak jaman nenek moyang Indonesia. Patung biasanya menggunakan teknik memahat dari batu, kayu atau benda keras lainnya yang dipahat hingga menyerupai manusai, binatang atau bentuk mahluk hidup lainnya.
  3. Keramik – adalah sebuah karya seni antara seni tradisional ataupun kontemporer. Keramik biasa digunakan untuk perabotan rumah tangga seperti va bunga, guci dan sebagainya.